Klaim Sapu Bersih ISIS dari Mosul
Judul : Klaim Sapu Bersih ISIS dari Mosul
link : Klaim Sapu Bersih ISIS dari Mosul
Klaim Sapu Bersih ISIS dari Mosul
”Panglima Besar Angkatan Darat Haider al-Abadi tiba di Mosul, kota yang telah bebas (dari ISIS) dan langsung menyelamati serdadu-serdadu yang sudah berjuang mati-matian serta menyelamati rakyat Iraq atas kemenangan besar ini.” Demikian keterangan resmi kantor PM Iraq tentang deklarasi kemenangan yang langsung disampaikan dari ibu kota Nineveh tersebut.
Bagi Iraq, keberhasilan pasukannya di Mosul merupakan kemenangan terbesar atas ISIS. Sebaliknya, bagi ISIS, kehilangan Mosul adalah kekalahan terbesar mereka. Apalagi, di kota yang mereka duduki sejak 2014 itulah Abu Bakr al-Baghdadi, sang pemimpin tertinggi, mendeklarasikan Khilafah Islam. Mosul lantas menjadi ibu kota Khilafah Islam versi ISIS.
JADI KORBAN: Wajah lelah warga yang menunggu dievakuasi dari Kota Tua Mosul saat militer terus bertempur dengan ISIS.
(FELIPE DANA/AP PHOTO)
Kini, setelah terpukul mundur dari Mosul yang mereka bangga-banggakan sebagai pusat kekuatan, ISIS kehilangan reputasinya sebagai militan Islam yang paling ditakuti. Pekan lalu, saat posisi mereka semakin lemah, ISIS menegaskan bahwa mereka tetap tidak akan menyerah. ’’Kami akan terus melakukan perlawanan sampai titik darah penghabisan,’’ tandas salah seorang komandan ISIS di Mosul.
Namun, pasukan Iraq yang mengandalkan komando elite antiteror Counter Terrorism Service (CTS) juga tidak mau perjuangan mereka sia-sia. Apalagi, selama sepuluh bulan terakhir, pasukan Iraq menggempur kantong-kantong ISIS di seluruh Mosul. Mulai Mosul sebelah timur yang relatif lebih mudah dibebaskan, pertempuran menjadi lebih sengit saat merambah Mosul sebelah barat.
’’Militan-militan ISIS semakin terdesak. Mereka berusaha melarikan diri dengan berenang menyeberangi Sungai Tigris. Sebanyak 30 di antaranya telah kami tembak mati,’’ kata Brigjen Yahya Rasool, jubir militer Iraq, dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah. Sebanyak 30 orang tersebut merupakan bagian dari seratus militan yang terpojok sampai lembah sungai dan tak bisa ke mana-mana lagi.
Belakangan, aksi nekat militan yang sadar bahwa mereka akan kalah itulah yang berbahaya. Sebab, mereka menggunakan warga sipil sebagai tameng. Perempuan-perempuan yang ditawan mereka dikirim untuk menjadi pelaku bom bunuh diri. Tidak hanya di Mosul, tapi juga di kawasan sekitarnya.
Sebagai garda terdepan pasukan Iraq, para personel CTS menjadi pihak yang paling sering berhadapan langsung dengan militan. Akibatnya, kerugian CTS paling besar jika dibandingkan dengan unit pasukan yang lain. Rasool mengatakan bahwa 40 persen personel CTS gugur dalam pertempuran intensif yang bermula Oktober lalu itu.
Kemarin Presiden Prancis Emmanuel Macron menjadi pemimpin dunia pertama yang mereaksi positif deklarasi Abadi. Melalui Twitter, kepala negara yang baru menjabat dua bulan tersebut menyambut gembira kekalahan ISIS. ”Mosul telah bebas dari ISIS. Prancis memberikan penghargaan tertinggi kepada semua yang terlibat dalam kemenangan ini bersama pasukan kami,” cuit suami Brigitte itu.
Sebagai bagian dari pasukan koalisi yang dikomandani AS, Prancis juga terlibat dalam Operasi Pembebasan Mosul. Seperti AS yang tidak akan langsung meninggalkan Iraq setelah kekalahan ISIS di benteng pertahanannya, Prancis juga bakal bertahan di Negeri Seribu Satu Malam tersebut. Rencananya, AS tetap berada di Iraq sampai 2018 dan membantu pemulihan setelah berakhirnya Pertempuran Mosul.
Setelah Abadi mendeklarasikan kemenangan Iraq, PBB langsung menghitung kerusakan Mosul yang selama sembilan bulan terakhir terus digempur. Menurut jubir PBB di Iraq, pemulihan Mosul membutuhkan biaya lebih dari USD 1 miliar atau setara Rp 13,4 triliun. ”Itu hanya untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak total,” ucapnya. (AFP/Reuters/aljazeera/hep/c18/any)
Demikianlah Artikel Klaim Sapu Bersih ISIS dari Mosul
Anda sekarang membaca artikel Klaim Sapu Bersih ISIS dari Mosul dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/07/klaim-sapu-bersih-isis-dari-mosul.html
Post a Comment