Header Ads

Sayuran Organik Lebih Baik daripada Sayuran Non Organik, Yakin?

Sayuran Organik Lebih Baik daripada Sayuran Non Organik, Yakin? - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Sayuran Organik Lebih Baik daripada Sayuran Non Organik, Yakin?, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Sayuran Organik Lebih Baik daripada Sayuran Non Organik, Yakin?
link : Sayuran Organik Lebih Baik daripada Sayuran Non Organik, Yakin?

Baca juga


Sayuran Organik Lebih Baik daripada Sayuran Non Organik, Yakin?

Ilustrasi (Depositphotos)

AURA.CO.ID - Tren pola hidup sehat dan makin tingginya biaya berobat bila jatuh sakit, membuat orang-orang kini semakin menyadari bahwa konsumsi buah dan sayuran tidak boleh diabaikan.

Meskipun demikian, kita tetap saja khawatir ketika mengonsumsi sayuran karena kandungan pestisida dan zat kimia yang tertinggal berpotensi mengganggu kesehatan jika terakumulasi dalam tubuh.

Menurut Environmental Protection Agency, buah dan sayuran yang ditanam secara konvensional, sangat mungkin terkontaminasi oleh sisa kimia yang berasal dari pestisida dan pupuk kimia. Terdapat 60 persen herbisida, 90 persen fungisida dan 30 persen insektisida bersifat karsinogenik.

Oleh karena itu, sayuran organik mulai jadi pilihan untuk memulai hidup sehat. Sayuran yang ditanam secara alami, bebas pestisida kimia dan pupuk sintetis ini dianggap lebih menyehatkan dibandingkan dengan sayuran non organik atau sayuran yang ditanam secara konvensional. Tapi benarkah demikian?

Lebih Bernutrisi

Ternyata, selain karena bebas zat-zat kimia berbahaya sehingga lebih aman dikonsumsi, sejumlah penelitan menyebutkan bahwa nutrisi dalam sayuran organik memang lebih unggul dibandingkan dengan sayuran konvensional.

Beberapa ahli menunjukkan bahwa kandungan nutrisi sayuran organik seperti vitamin, kalium, kalsium, zat besi, dan magnesium ternyata lebih tinggi 10 persen daripada produk sayuran konvensional.

Sebuah studi Journal of Agricultural and Food Chemistry juga menyebutkan bahwa buah dan sayuran organik memiliki 20 hingga 40 persen lebih banyak antioksidan seperti flavonoid, asam fenolik, karotenoid. Hal ini bisa terjadi karena tumbuhan yang tak diberi perlakuan dengan zat-zat kimia buatan lebih banyak menghasilkan antioksidan ketika ia diserang oleh hama.

Rasa yang Lebih Enak

Dari segi rasa, sayuran organik memiliki rasa yang lebih manis dan lebih enak dibandingkan sayuran konvensional. Sayangnya, karena tidak menggunkan bahan-bahan kimia dalam sistem pertaniannya, sayuran organik cenderung lebih cepat busuk dan tekadang penampilannya tidak sebagus sayuran konvensional yang lebih banyak beredar.

Harga sayuran organik pun cenderung lebih mahal dan lebih sulit kita dapatkan. Hal ini karena tidak banyak petani memilih sistem pertanian organik. Juga karena waktu panen dan pengolahan lahan yang membutuhkan waktu relative lebih lama karena tidak menggunakan bantuan hormon untuk mempercepat pertumbuhan tanaman atau pupuk sintetis.

Agar manfaat adan nutrisi dalam sayuran organik dapat kita dapatkan dengan maksimal, harus diimbangi juga dengan cara pengolahan sayur yang benar. Contohnya, dengan cara dimasak dalam waktu yang tidak terlalu lama, melakukan pencucian sayur dengan bersih, dan lebih baik segara dikonsumsi saat sayuran masih segar.

TEEN.CO.ID

Sumber: tabloidbintang.com


Demikianlah Artikel Sayuran Organik Lebih Baik daripada Sayuran Non Organik, Yakin?

Sekianlah artikel Sayuran Organik Lebih Baik daripada Sayuran Non Organik, Yakin? kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Sayuran Organik Lebih Baik daripada Sayuran Non Organik, Yakin? dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/07/sayuran-organik-lebih-baik-daripada.html
Powered by Blogger.