Header Ads

Teknologi Pendeteksi Hewan Volvo Ternyata Tak Bisa Lacak Gerak Kanguru

Teknologi Pendeteksi Hewan Volvo Ternyata Tak Bisa Lacak Gerak Kanguru - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Teknologi Pendeteksi Hewan Volvo Ternyata Tak Bisa Lacak Gerak Kanguru, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Teknologi Pendeteksi Hewan Volvo Ternyata Tak Bisa Lacak Gerak Kanguru
link : Teknologi Pendeteksi Hewan Volvo Ternyata Tak Bisa Lacak Gerak Kanguru

Baca juga


Teknologi Pendeteksi Hewan Volvo Ternyata Tak Bisa Lacak Gerak Kanguru

AUSTRALIA – Produsen mobil populer Swedia, Volvo, saat ini terus mengembangkan teknologi self-driving atau otonom. Dengan menghadirkan sistem Large Animal Detection, teknologi Volvo ini akan mampu mendeteksi berbagai hewan yang menyeberang di depannya.

Sistem tersebut kini telah ditanamkan di kedua model Volvo, yakni S90 dan XC90. Namun, belum lama ini terungkap bahwa sistem ini ternyata masih memiliki kelemahan. Saat pengujian awal di Australia, sistem ini menunjukkan bahwa ia tidak dapat menyesuaikan diri dengan metode pergerakan kanguru yang unik dan cepat.

BERITA REKOMENDASI


Direktur pelaksana Volvo Australia, Kevin McCann mengatakan bahwa penemuan tersebut adalah bagian dari pengembangan dan pengujian teknologi tanpa sopir dan tidak akan menimbulkan masalah saat mobil tanpa driver Volvo akan tersedia pada 2020.

“Setiap perusahaan yang akan mengerjakan konsep mobil otonom harus melakukan pekerjaan pengembangan yang sama. Kami membawa teknisi kami ke Australia untuk mulai mengumpulkan data bagaimana hewan dapat bergerak dan berperilaku sehingga komputer dapat memahaminya lebih banyak,” kata Kevin seperti dikutip dari The Guardian, Sabtu (1/7/2017).

Awal bulan ini, manajer teknis Volvo di Australia, David Pickett mengatakan kepada ABC bahwa masalah tersebut telah muncul karena sistem deteksi objek mobil mereka menggunakan tanah sebagai titik acuan. Ini berarti lompatan kanguru membuat sistem sulit untuk menilai seberapa dekat mereka.

“Saat di udara itu benar-benar terlihat seperti jauh, lalu mendarat dan terlihat lebih dekat. Kami akan menindaklanjuti teknologi ini dan berupaya sebaik mungkin,” kata Pickett.

Perlu diketahui, kanguru menyebabkan lebih banyak kecelakaan daripada hewan lain di Australia. Meski mencapai angka 90%, namun sebagian besar kecelakaan tidak berakibat fatal.

Sumber: okezone.com


Demikianlah Artikel Teknologi Pendeteksi Hewan Volvo Ternyata Tak Bisa Lacak Gerak Kanguru

Sekianlah artikel Teknologi Pendeteksi Hewan Volvo Ternyata Tak Bisa Lacak Gerak Kanguru kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Teknologi Pendeteksi Hewan Volvo Ternyata Tak Bisa Lacak Gerak Kanguru dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/07/teknologi-pendeteksi-hewan-volvo.html
Powered by Blogger.