Rizal Ramli: Tim Ekonomi Jangan Hanya Ikut Kemauan Kreditor
Judul : Rizal Ramli: Tim Ekonomi Jangan Hanya Ikut Kemauan Kreditor
link : Rizal Ramli: Tim Ekonomi Jangan Hanya Ikut Kemauan Kreditor
Rizal Ramli: Tim Ekonomi Jangan Hanya Ikut Kemauan Kreditor
RMOL. Indikator utang yang paling penting bukan rasio atau perbandingan jumlah utang terhadap produk domestik bruto (GDP). Hal paling penting adalah soal kemampuan bayar utang terhadap penerimaan ekspor.
Begitu antara lain dikatakan ekonom senior Rizal Ramli melalui akun twitter @Ramlirizal, Kamis (10/8)."Utang naik, kemampuan bayar melemah," kata Rizal.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian era Presiden Abdurrahmah Wahid itu menyayangkan tim ekonomi pemerintahan Joko Widodo yang membandingkan rasio utang Indonesia dengan rasio utang Amerika Serikat dan Jepang.
"Perbandingan dengan rasion utang AS itu konyol. Amerika tinggal cetak dolar dan jual ke luar negeri, didukung hegemoni militer dan politik. Membandingkannya dengan Jepang juga ndak pas," tambah Rizal.
Menurut Rizal, sebagian besar utang domestik Jepang bunga murah dan tidak bisa didikte kepentingan bond holder (pemegang surat utang). Sementara di Indonesia, bila merujuk APBN 2017 prioritas utama adalah membayar utama, diikuti pendidikan dan infrastruktur.
Menurut Rizal harusnya tim ekonomi Jokowi-JK harus mencari cara inovatif untuk mengurangi utang. Misalnya, debt-to-nature swap, loan swap, grants dan lainnya. Jangan hanya melu (ikut) maunya kreditor," demikian Rizal.[san]
Demikianlah Artikel Rizal Ramli: Tim Ekonomi Jangan Hanya Ikut Kemauan Kreditor
Anda sekarang membaca artikel Rizal Ramli: Tim Ekonomi Jangan Hanya Ikut Kemauan Kreditor dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/08/rizal-ramli-tim-ekonomi-jangan-hanya.html
Post a Comment