Lebaran Tanpa Sekat
Judul : Lebaran Tanpa Sekat
link : Lebaran Tanpa Sekat
Lebaran Tanpa Sekat

SM/Erry Budi Prasetyo
FOTO BERSAMA: Uskup Agung Semarang Mgr Robortus Rubiyatmoko, Romo Aloysius Budi Purnomo, Wakil Gubernur Heru Sudjatmoko, Ketua Umum Pengelola MAJT Noor Achmad beserta sejumlah pengurus masjid dan pejabat Pemprov Jateng berfoto bersama di depan ruang pertemuan MAJT, Minggu (25/6). (27)
SEMARANG -Lebaran tahun ini terasa lebih berwarna. Ribuan umat muslim menjalankan shlat Idul Fitri 1438 H di beberapa masjid dan lapangan, Minggu (25/6).
Lapangan Pancasila dan di halaman Balai Kota Semarang juga dipenuhi jamaah. Dengan tema ”Lebaran Hebat, Tanpa Sekat” direpresentasikan dalam berbagai kegiatan. Salah satunya bermaaf-maafan antara Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi beserta istri dan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu beserta suami, dengan warga di Balai Kota.
Pada acara open office tersebut warga juga diajak makan bersama 5.000 paket makanan setelah shalat Ied. Wali Kota Semarang bertemu dengan Uskup Agung Uskup Agung Semarang Mgr Dr Robertus Rubiyatmoko beserta Romo Aloys Budi Purnomo Pr. ”Tema tahun ini Lebaran Hebat, Tanpa Sekat.
Mungkin semua berbeda-beda, tapi Indonesia mempersatukan dengan indahnya keberagaman. Lebaran merupakan momentum positif untuk menghilangkan hal negatif,” ujar pria yang tahun ini dinobatkan sebagai Pembina Kerukunan Umat Beragama oleh Kementerian Agama itu.
Hendi yang didampingi istri, Krisseptiana, juga mendatangi sejumlah tokoh di Jawa Tengah untuk bersilaturahmi. Di antaranya Wakil Gubernur Heru Sudjatmoko, Kapolda Irjen Pol Condro Kirono, dan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Tatang Sulaiman.
MAJT
Sebelumnya, Uskup Agung Semarang Mgr Robortus Rubiyatmoko dan Romo Aloysius Budi Purnomo beserta rombongan juga hadir di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).
Kehadiran mereka merupakan bagian dari toleransi dan silahturahmi dengan umat muslim yang merayakan Lebaran. ”Ini merupakan silahturahmi supaya persaudaraan yang sudah terjalin semakin erat, sehingga toleransi dan perdamaian semakin terwujud,” ungkap Uskup Rubiyatmoko.
Keuskupan Agung Semarang bersama umat Kristiani berkomitmen menjaga kerukunan dan kebersamaan dengan siapa pun tanpa membedakan agama, budaya, serta suku bangsa. Ketua Umum Pengelola MAJTNoor Achmad mengatakan, pihaknya menyambut baik kehadiran Uskup dan Romo. Selain bersilahturahmi, kedatangan mereka juga sebagai bentuk perhatian yang merujuk ke arah toleransi antarumat beragama. (K44,K18-27)
Comments
comments
Sumber: suaramerdeka.comDemikianlah Artikel Lebaran Tanpa Sekat
Anda sekarang membaca artikel Lebaran Tanpa Sekat dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/lebaran-tanpa-sekat.html
Post a Comment