Header Ads

Legenda Blanggur Berganti Sirene Menara Suling

Legenda Blanggur Berganti Sirene Menara Suling - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Legenda Blanggur Berganti Sirene Menara Suling, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Legenda Blanggur Berganti Sirene Menara Suling
link : Legenda Blanggur Berganti Sirene Menara Suling

Baca juga


Legenda Blanggur Berganti Sirene Menara Suling


Ilustrasi
(Erie Dini/Jawa Pos/JawaPos.com)

JawaPos.com – Masjid Jamik Gresik menjadi pusat pemerintahan masa Kanjeng Pusponegoro, bupati pertama Gresik, sekitar 1600 masehi. Dibangun pada era dakwah Syekh Maulana Malik Ibrahim, Masjid Jamik menjadi rujukan masjid-masjid lain di seantero Gresik. Waktu buka puasa Ramadan pun menunggu Masjid Jamik.

Salah satu yang paling dikenang adalah tradisi blanggur. Sebuah bunyi keras dari semacam peledak berbentuk bulat. Peledak itu ditembakkan ke udara sebagai penanda azan Magrib.

Mengapa disebut blanggur? Sejarawan Gresik M. Thoha menjelaskan, sebutan itu berasal dari suara peledak. Ketika dilontarkan ke udara, suara yang muncul adalah blang. Dan, ketika meledak, terdengar suara gurrrr. Jadilah blanggurrr. ”Tradisi tersebut sangat terkenal kala itu,” ujar Thoha.

Blanggur memang sengaja dibuat takmir Masjid Jamik kala itu. Ada pengurus masjid yang menyediakan peledak seukuran batok kelapa dan dilengkapi sumbu. Peledak itu dimasukkan dalam tabung penembak. Yang melakukannya adalah seorang takmir bernama Nur Cholis. Masyarakat kerap memanggilnya Pak Alis.

”Begitu Pak Alis keluar bawa blanggur, anak-anak langsung mengikutinya,” kata Thoha yang menjadi penikmat setia blanggur pada dasawarsa 70-an saat menunggu buka puasa.

Selain menjadi penanda berbuka, blangguradalah salah satu ikon wisata warga kota. Biasanya menjelang sore, alun-alun dipadati para penjaja makanan-minuman. Pengunjung langsung menyerbu begitu blanggur berbunyi.

Pada 1980-an, tradisi blanggur ditiadakan. Bahan peledak itu dianggap berbahaya. Lalu, diganti sirene lain dari Menara Suling di Jalan Basuki Rahmad. Suaranya nyaring sekali.Sekarang waktu buka ditandai dengan bunyi sirene dari menara masjid. (ris/c7/roz)

Alur Cerita Berita


Rekomendasi Untuk Anda


Sumber: jawapos.com


Demikianlah Artikel Legenda Blanggur Berganti Sirene Menara Suling

Sekianlah artikel Legenda Blanggur Berganti Sirene Menara Suling kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Legenda Blanggur Berganti Sirene Menara Suling dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/legenda-blanggur-berganti-sirene-menara.html
Powered by Blogger.