Tujuh Tim Piawai di Tahapan Hacksprint Gerakan Nasional 1000 Startup Digital
Judul : Tujuh Tim Piawai di Tahapan Hacksprint Gerakan Nasional 1000 Startup Digital
link : Tujuh Tim Piawai di Tahapan Hacksprint Gerakan Nasional 1000 Startup Digital
Tujuh Tim Piawai di Tahapan Hacksprint Gerakan Nasional 1000 Startup Digital
Hacksprint dilaksanakan setelah 3 (tiga) tahapan sebelumnya dilalui yaitu tahap Ignition, Networking dan Workshop. Metode Hacksprint merupakan generasi baru dari hackathon yang dikemas lebih terstruktur dan terarah dengan menggunakan metode design sprint.
Pada fase ini, setiap tim yang terdiri atas 3-5 orang akan membuat purwarupa atau prototipe dari produk yang ingin mereka ciptakan. Periode gelombang kedua dari Gerakan nasional 1000 Startup wilayah Jakarta dan sekitarnya telah mendapat antusiasme yang begitu besar dari kalangan muda.
Hal ini terbukti dengan tampilnya sejumlah 41 tim startup yang melibatkan diri untuk ikut serta mengasah dan mengembangkan talenta dan kreasinya dalam kegitaan Hacksprint wilayah Jakarta. Hacksprint Jakarta kali ini dibuka pada Sabtu, 29 Juli 2017 dan berakhir pada Minggu 30 Juli 2017 menjelang malam. Selanjutnya 41 tim startup akan terus melanjutkan tahapan berikutnya ke tahap Bootcamp dilanjutkan dengan tahap Inkubasi.
"Tahapan Hacksprint ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan yang sesuai dengan fungsi atau tipe tiap anggota tim, yaitu hustler (pebisnis), hacker (pengembang), dan hipster (perancang)," tegas Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Noor Iza dalam keterangan tertulis, Minggu (30/7).
Pada hari pertama Hacksprint, para peserta menjalani proses design sprint sebelum melanjutkan ke proses pembuatan perangkat purwarupa di hari kedua. Hal ini dilakukan guna melatih peserta untuk memaksimalkan produk yang mereka bangun dengan metode Design Sprint. Hari pertama Hacksprint Jakarta dipimpin oleh Prasetyo Andy Wicaksono, Founder dari Code for Indonesia sekaligus bertindak selaku sprintmaster pada Hacksprint kali ini.
Untuk hari kedua, peserta mengikuti sesi pitching dari purwarupa produk yang mereka buat. Pada sesi ini, peserta mempresentasikan ide mereka di depan para juri yang memberikan penilaian objektif berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.
Sebanyak 41 tim Startup pada Hacksprint ini terdiri dari 132 orang peserta yang melupiti 54 orang hustler, 42 orang hacker, dan 36 orang hipster. Harapannya, setelah melalui tahapan ini, peserta dapat memiliki pemahaman lebih jauh tentang cara membangun produk dan pentingnya design sprint sebelum membuat sebuah produk.
Melalui proses pitching di dalam Hacksprint kali ini dipilih 7 startup yang menyampaikan presentasi detail di antaranya.
1. Solveup : Online Forum
2. Consulting IMVIZ.id
Aplikasi visualisasi objek (3D) bagi kalangan akademisi dalam membantu pemahaman materi objek gambar (2D)
3. Eltaqry.com
Sebuah platform marketpalce untuk penyederhanaan jalur distribusi pemasaran dan memperbesar skala pasar bagi produk potensi lokal di wilayah Tengah dan Timur Indonesia.
4. Travelrys
Platform yang menghubungkan orang-orang yang membutuhkan jasa travel guide dengan para penyedia jasa travel guide.
5. Trashpedia
Aplikasi platform yang menghubungkan antar bank sampah dan nasabah yang memiliki kepedulian lingkungan dan turut aktif memilah sampah non-organiknya untuk ditabung di bank sampah terdekat.
6. Seeklo
Platform yang menjadi wadah bagi para pelajar yang ingin menjual catatan sekolahnya yang sudah tidak terpakai untuk pelajar lainnya yang sedang menjalani studi yang bersangkutan.
7. Quikpay
Aplikasi mobile-payment dengan QR Code yang terintegrasi dengan Debit Bank & Credit Card untuk mendukung efisiensi transaksi pembayaran di kalangan UKM dan keseharian.
Demikianlah Artikel Tujuh Tim Piawai di Tahapan Hacksprint Gerakan Nasional 1000 Startup Digital
Anda sekarang membaca artikel Tujuh Tim Piawai di Tahapan Hacksprint Gerakan Nasional 1000 Startup Digital dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/07/tujuh-tim-piawai-di-tahapan-hacksprint.html
Post a Comment