Header Ads

Menengok kesiapan Jasa Marga dalam penerapan gardu tol elektronik

Menengok kesiapan Jasa Marga dalam penerapan gardu tol elektronik - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Menengok kesiapan Jasa Marga dalam penerapan gardu tol elektronik, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Menengok kesiapan Jasa Marga dalam penerapan gardu tol elektronik
link : Menengok kesiapan Jasa Marga dalam penerapan gardu tol elektronik

Baca juga


Menengok kesiapan Jasa Marga dalam penerapan gardu tol elektronik

Merdeka.com - Pemerintah terus mempercepat kesiapan infrastruktur gardu jalan tol mampu bekerja efektif dalam penerapan 100 persen pembayaran non tunai pada Oktober 2017. PT Jasa Marga (Persero) sebagai salah satu operator jalan tol menyatakan kesiapannya mendukung sistem pembayaran tersebut.

Direktur Operasi I Jasa Marga, Mohammad Sofyan mengatakan sebanyak 1.150 jalan tol milik Jasa Marga, 47 persen telah siap melakukan pembayaran sistem non tunai. Perusahaan akan terus mempercepat kesiapan berbagai infrastruktur agar dapat beroperasi 100 persen pada oktober mendatang.

"Total gardu Jasa Marga itu sekitar 1.150. Jalan tol Jasa Marga yang jalan di induk maupun di anak perusahaan. Rata rata sudah 47 persen menggunakan gardu tol otomatis," ujar Sofyan saat ditemui di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (15/8).

Sofyan mengatakan, untuk dapat mengejar kesiapan gardu tol melakukan sistem pembayaran non tunai, perusahaan hanya akan melakukan pengoptimalan infrastruktur yang ada. Sehingga, tidak memerlukan pengadaan infrastruktur tambahan untuk mendukung pembayaran non tunai.

"Enggak, kita hanya akan mengoptimalkan yang telah ada untuk mendukung sistem ini. Karena itu tadi saat membangun kita terapkan tehnologi terakhir. Sudah, sudah cukup dengan infrastruktur yang ada saat ini," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU-Pera Herry Trisaputra Zuna mengatakan untuk menghindari gangguan teknis di gardu saat akan masuk jalan tol, pihaknya telah menghimbau operator jalan tol untuk memeriksa setiap komponen penerimaan pembayaran non tunai. Salah satunya sensor di setiap gardu.

"Sensor sudah dievaluasi pihak operator. Dan juga memang ada kartu yang lama, edisi awal sulit dibaca, kami sampaikan ke bank untuk ditarik, untuk diganti dengan yang baru. Paling lama akhir Agustus selesai," tegasnya.

Herry berharap dengan penggunaan sistem pembayaran non tunai di jalan tol, mampu mengurai kemacetan panjang yang biasa terjadi saat akan masuk ke jalan tol.

"Kemacetan di gerbang tol mestinya berkurang banyak ya, karena transaksi non tunai itu kan kurang dari 4 sampai 5 detik. Soalnya kalau dia bayar tunai, harus nunggu kembalian, ini bisa 12 detik dan seterusnya," pungkasnya.

[sau]

Sumber: merdeka.com


Demikianlah Artikel Menengok kesiapan Jasa Marga dalam penerapan gardu tol elektronik

Sekianlah artikel Menengok kesiapan Jasa Marga dalam penerapan gardu tol elektronik kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Menengok kesiapan Jasa Marga dalam penerapan gardu tol elektronik dengan alamat link http://petuahmuda.blogspot.com/2017/08/menengok-kesiapan-jasa-marga-dalam.html
Powered by Blogger.