Header Ads

Dimasuki Kapal Asing, Stok Ikan di Dua Wilayah RI Ini Turun

Dimasuki Kapal Asing, Stok Ikan di Dua Wilayah RI Ini Turun - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Dimasuki Kapal Asing, Stok Ikan di Dua Wilayah RI Ini Turun, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Dimasuki Kapal Asing, Stok Ikan di Dua Wilayah RI Ini Turun
link : Dimasuki Kapal Asing, Stok Ikan di Dua Wilayah RI Ini Turun

Baca juga


Dimasuki Kapal Asing, Stok Ikan di Dua Wilayah RI Ini Turun

Jakarta - Dari sebanyak 11 Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) di Indonesia, dua di antaranya mengalami penurunan stok jumlah ikan.

Wilayah tersebut adalah WPP 571 yakni wilayah Selat Malaka dan Laut Andaman, serta wilayah Selat Karimata, Laut Natuna, dan Laut China Selatan yang masuk dalam WPP 711.

Penurunan stok ikan di wilayah selat Malaka dan sekitarnya terjadi, dari sebelumnya 484 ribu ton pada 2015 menjadi 425 ribu ton di 2016. Penurunan sekitar 58 ribu ton tersebut, menurut Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Sjarief Widjaja, lantaran masih banyaknya kapal-kapal asal Thailand yang menyelinap masuk ke perairan Indonesia.

"Masih ada juga kapal Thailand yang suka menyeberang lewat Sabang di WPP 571," ungkap Syarif, di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Senin (19/6/2017).

Sementara itu penurunan stok di wilayah Laut China Selatan dan sekitarnya juga terjadi sekitar 376 ribu ton. Dari 2015 lalu sebesar 1,1 juta ton, pada 2016 stoknya menurun menjadi 767 ribu ton saja.

Syarif menilai, penurunan tersebut disebabkan oleh nelayan dengan kapal-kapal trawl atau cantrang yang masih dalam jumlah banyak. Apalagi wilayah Laut China Selatan berhadapan langsung dengan negara lain, seperti Vietnam, yang jumlah kapalnya pun sangat banyak.

"Kenapa masih minus karena masih banyak armada trawl di WPP 711. Di 711 berhadapan dengan negara lain. Vietnam itu sangat banyak kapalnya," terang Syarif.

Sementara itu kenaikan yang tidak banyak juga dialami wilayah Samudera Hindia sebelah barat yang masuk pada WPP 572. Kenaikannya hanya tipis sekitar 12 ribu ton, dari sebelumnya 1,228 juta ton pada 2016 menjadi 1,240 juta ton.

Kondisi tersebut pun disebut Syarif akibat keberadaan kapal asing yang masuk ke wilayah tersebut dalam jumlah banyak lantaran letak geografisnya merupakan laut lepas.

"Pantai barat Sumatera WPP 572, naiknya tipis. Itu juga karena banyak kapal asing ke sana. Ini sulit dikendalikan karena laut lepas," jelasnya. (wdl/wdl)

Sumber: detik.com


Demikianlah Artikel Dimasuki Kapal Asing, Stok Ikan di Dua Wilayah RI Ini Turun

Sekianlah artikel Dimasuki Kapal Asing, Stok Ikan di Dua Wilayah RI Ini Turun kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Dimasuki Kapal Asing, Stok Ikan di Dua Wilayah RI Ini Turun dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/dimasuki-kapal-asing-stok-ikan-di-dua.html
Powered by Blogger.