Header Ads

JPPR Sebut Idealnya RUU Pemilu Bahas Setiap Isu Krusial

JPPR Sebut Idealnya RUU Pemilu Bahas Setiap Isu Krusial - Hallo sahabat Petuah Muda, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul JPPR Sebut Idealnya RUU Pemilu Bahas Setiap Isu Krusial, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : JPPR Sebut Idealnya RUU Pemilu Bahas Setiap Isu Krusial
link : JPPR Sebut Idealnya RUU Pemilu Bahas Setiap Isu Krusial

Baca juga


JPPR Sebut Idealnya RUU Pemilu Bahas Setiap Isu Krusial




JAKARTA - Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Sunanto menilai, bahwa enam paket yang ditawarkan oleh Pansus RUU Pemilu akan sulit disepakati pemerintah.

Sebab, setiap paket tersebut memiliki isu krusial yang berbeda-beda dalam aturan yang akan digunakan dalam kontestasi Pemilu 2019.

BERITA REKOMENDASI


"Itu komprominya tidak berkembang kalau dipaketkan akan susah mencari komprominya. satu opsi itu beda-beda keinginanya makanya kalau mau clear lebih cepat voting," kata Sunanto dalam diskusi Redbons yang bertajuk 'Babak Final RUU Pemilu' di MNC News Center, Kamis (15/6/2017).

Sunanto melanjutkan, setiap paket yang akan diketuk palu dalam RUU Pemilu akan sulit diterima oleh partai politik maupun pemerintah. Idealnya, sambung dia, pemerintah dan DPR membahas satu persatu isu krusial tersebut.

"Kalau satu per satu isu krusial dibahas dan divoting itu baru bisa cepat. Idealnya juga harus satu-satu dalam rangka mencari konstruksi demokrasi yang kita inginkan," terangnya.

"Ada konstruksi isu krusial yang sama tapi paketnya nggak ketemu, karena dinilai ada yang mencederai demokrasi yang sudah bagus. lalu ada yang mundur demokrasinya yang sudah kita laksanakan sebelumnya," tambahnya

Ia menambahkan, seharusnya pemerintah dan DPR memilih paket RUU Pemilu yang menyepakati bahwa presidential threshold 0%. Pasalnya keputusan tersebut akan memberikan kesempatan yang sama dalam demokrasi di Indonesia.

"Karena di enam paket itu tidak ada yang idal dalam satu paketnya. Makanya mencederai. Sebaiknya parlemen threshold-nya satu persen dan presidential-nya 0 persen agar memberikan kesempatan yang sama," tuturnya.

Sumber: okezone.com


Demikianlah Artikel JPPR Sebut Idealnya RUU Pemilu Bahas Setiap Isu Krusial

Sekianlah artikel JPPR Sebut Idealnya RUU Pemilu Bahas Setiap Isu Krusial kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel JPPR Sebut Idealnya RUU Pemilu Bahas Setiap Isu Krusial dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/jppr-sebut-idealnya-ruu-pemilu-bahas.html
Powered by Blogger.