SMA Negeri Tak Mampu Tampung Lulusan SMP/MTs
Judul : SMA Negeri Tak Mampu Tampung Lulusan SMP/MTs
link : SMA Negeri Tak Mampu Tampung Lulusan SMP/MTs
SMA Negeri Tak Mampu Tampung Lulusan SMP/MTs
Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Bangkalan Bambang Budi Mustika menyebutkan, 10.786 siswa kelas akhir SMP yang mengikuti ujian nasional dinyatakan lulus. Ditambah lulusan MTs sebanyak 4.709 murid, total ada 15.495 siswa yang akan berjuang memperebutkan jatah kursi di SMA, SMK, dan MA negeri.
Dipastikan bakal ada 8.809 siswa lulusan SMP/MTs yang tidak bisa melanjutkan pendidikan ke SMA, SMK, dan MA yang dikelola pemerintah. Beruntung, ribuan siswa yang tidak tertampung di SMA, SMK, dan MA negeri itu masih bisa diterima di sekolah-sekolah swasta.
Kepala MA Negeri Bangkalan Moh. Ali Wafa menyatakan, lembaganya menyediakan 464 kursi bagi pelajar lulusan SMP/MTs pada PPDB tahun pelajaran 2017–2018. ”Setiap sekolah pasti punya target sendiri. Kalau kami menyesuaikan dengan kapasitas yang ada,’’ ucapnya.
Kepala Cabang Dispendik Jawa Timur Wilayah Bangkalan Mariyono memaparkan, semua SMK dan SMA negeri sudah menyetorkan pagu PPDB. Pemerintah provinsi sudah mengunci pagu tersebut. Dalam artian, tidak ada penambahan atau pengurangan lagi.
’’Kami tidak bisa mengubah. Kepala sekolah menyetorkan PPDB kepada kami, kemudian dilaporkan ke provinsi, setelah itu dikunci. Kalau nanti saat PPDB ada sekolah yang menerima siswa baru lebih dari pagu, akan ketahuan,” paparnya.
Menurut dia, PPDB harus objektif, akuntabel, transparan, dan tidak diskriminatif. Tidak boleh ada pembeda atau yang diunggulkan pihak tertentu. Tolok ukur diterima dan tidaknya mengacu nilai hasil ujian nasional. ”Kalau nilainya paling tinggi di antara pendaftar pada satu sekolah, pasti diterima. Jadi, sekarang yang diadu nilainya,” jelas Mariyono.
Tujuan PPDB tahun pelajaran 2017–2018 adalah memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi penduduk usia sekolah agar memperoleh layanan pendidikan yang sebaik-baiknya. Juga, memberikan kesempatan kepada peserta didik dari keluarga tidak mampu dan menjaring peserta didik berprestasi di bidang iptek, olahraga, seni budaya, dan kepramukaan. ”Peserta didik berkebutuhan khusus diberi kesempatan mengenyam pendidikan di sekolah inklusif,” terangnya.
Mengenai tidak tertampungnya ribuan siswa di SMK, SMA, dan MA negeri, masih ada sekolah swasta. Sebab, mulai tahap verifikasi, simulasi, pengumuman, hingga PPDB ditutup, ada seleksi tertentu. Misalnya, siswa yang memiliki nilai kurang baik di antara pendaftar lainnya bisa dipastikan tersingkir.
”Siapa yang bisa mengubah? Itu sudah sistem. Kalau berani mengganti nilai saat di-input, nanti masih ada verifikasi lagi. Akan ketahuan kalau memasukkan nilai yang tidak sesuai,” tegasnya. Perlu diketahui, verifikasi dan pengambilan PIN pendaftaran SMK dan SMA negeri dimulai pada 5–22 Juni. Sedangkan proses PPDB dan daftar ulang berakhir pada 8 Juli. (bad/hud/c17/end)
Demikianlah Artikel SMA Negeri Tak Mampu Tampung Lulusan SMP/MTs
Anda sekarang membaca artikel SMA Negeri Tak Mampu Tampung Lulusan SMP/MTs dengan alamat link https://petuahmuda.blogspot.com/2017/06/sma-negeri-tak-mampu-tampung-lulusan.html
Post a Comment